Timnas Indonesia mampu menunjukkan kekompakan meski para pemain tidak memiliki waktu panjang untuk berkumpul dan berlatih bersama. Penyerang Skuad Garuda, Ole Romeny, mengungkap salah satu faktor yang membuat tim tetap bisa menjalankan strategi dengan baik.
Menurut Ole Romeny, kejelasan instruksi dari pelatih John Herdman menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi para pemain. Meski waktu persiapan relatif singkat, pemain dapat memahami tugas masing-masing di lapangan.
Timnas Indonesia terakhir berkumpul pada FIFA Matchday Juni sebelum kembali menjalani persiapan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Jeda sekitar tiga bulan membuat kesempatan latihan bersama menjadi terbatas.
Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi Skuad Garuda untuk tampil solid ketika menghadapi Singapura pada pertandingan pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0
Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Singapura dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-13. Ole Romeny kemudian menggandakan skor melalui eksekusi penalti pada menit ke-73.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menjalani pertandingan berikutnya di Grup A.
Ole menilai pemain bisa langsung menerapkan strategi karena John Herdman memberikan instruksi yang jelas dan tidak membuat skema permainan menjadi rumit.
"Saya pikir dalam periode singkat ini, pelatih benar-benar menyampaikan dengan jelas hal yang kami inginkan dan hal yang kami harus lakukan," ujar Ole dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Menurutnya, cara tersebut membuat para pemain mengetahui tugas yang harus dilakukan sehingga dapat langsung menerapkannya ketika pertandingan dimulai.
Ole Romeny: Timnas Indonesia seperti Keluarga
Selain faktor taktik dan instruksi pelatih, Ole Romeny menilai hubungan antarpemain juga berperan dalam membangun kekompakan Timnas Indonesia.
Pemain Oxford United tersebut menyebut para pemain memiliki hubungan yang dekat dan saling mendukung selama berada di dalam tim.
"Bersamaan juga dalam latihan, saya rasa kami seperti keluarga. Memang terdengar klise, namun memang demikian yang terjadi," tutur Ole.
Suasana positif tersebut juga dinilai membantu pemain baru beradaptasi dengan cepat. Ole menyebut para pemain yang baru bergabung bisa langsung merasa diterima oleh anggota tim lainnya.
"Kami punya hubungan yang bagus satu sama lain, begitu juga dengan pemain-pemain yang baru muncul. Mereka langsung merasa seperti di rumah, jadi situasinya memang benar-benar bagus," kata Ole.
Fokus ke Malaysia
Kekompakan Timnas Indonesia selanjutnya akan kembali diuji ketika menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Setelah mengamankan tiga poin dari Singapura, Skuad Garuda kini mengalihkan perhatian ke pertandingan kontra Malaysia.
Duel Timnas Indonesia vs Malaysia dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan konsistensi permainan setelah meraih hasil positif pada laga pembuka.(Rhz2797)
