Notification

×

Iklan

Iklan

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, Polisi Siagakan Ribuan Personel dan Imbau Warga Cari Jalur Alternatif .

Oktober 05, 2026 Last Updated 2026-10-05T01:33:45Z

 Masyarakat yang hendak melintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, diminta mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Senin (5/10/2026). Imbauan tersebut menyusul rencana aksi demonstrasi mahasiswa yang akan digelar di kawasan parlemen siang ini.


Aksi mahasiswa dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi tersebut untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan pendidikan nasional, termasuk tuntutan agar pendidikan gratis dapat direalisasikan. 


Polisi Imbau Pengendara Hindari Kawasan DPR


Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Gedung DPR RI untuk mempertimbangkan jalur alternatif selama aksi berlangsung.


Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Akhmadi meminta masyarakat berhati-hati karena konsentrasi massa berpotensi berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.


Sejumlah ruas jalan yang mengarah ke kawasan DPR, termasuk Jalan Gatot Subroto dan kawasan Senayan, diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan. Kondisi lalu lintas akan disesuaikan dengan situasi dan perkembangan massa di lapangan. 

Pengendara yang tidak memiliki keperluan di sekitar kompleks parlemen disarankan memilih rute lain untuk menghindari potensi kemacetan.


Hampir 4.000 Personel Gabungan Disiapkan


Untuk mengamankan jalannya aksi, aparat menyiapkan ribuan personel gabungan.


Personel pengamanan berasal dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta pengamanan dalam atau Pamdal. Berdasarkan keterangan kepolisian, total kekuatan yang disiapkan mencapai 3.983 personel.


Selain pengamanan massa, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Penerapan rekayasa tersebut akan melihat kondisi arus kendaraan serta jumlah massa yang berada di sekitar Gedung DPR/MPR RI.


Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mengurangi dampak aksi terhadap mobilitas masyarakat di Jakarta.


BEM SI Gelar Aksi Nasional Pendidikan


Demonstrasi hari ini digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Melalui seruan aksi yang disampaikan di media sosial, mahasiswa mengajak berbagai elemen untuk hadir dan mengawal aspirasi pendidikan di Gedung DPR RI.


Aksi Nasional Pendidikan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. Fokus utama aksi adalah mendorong perubahan kebijakan pendidikan nasional, terutama berkaitan dengan pembahasan dan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). 

BEM SI menilai pendidikan gratis harus dapat diakses masyarakat secara luas. Selain persoalan biaya pendidikan, mahasiswa juga menyoroti kondisi kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.


Empat Tuntutan Utama Mahasiswa


Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa empat tuntutan utama yang berkaitan dengan sistem pendidikan nasional.


Tuntutan pertama adalah mendesak pembahasan dan revisi UU Sisdiknas secara partisipatif dan komprehensif. Mahasiswa menginginkan proses penyusunan regulasi pendidikan melibatkan berbagai pihak yang terdampak kebijakan.


Kedua, mahasiswa mendesak pemerintah merealisasikan pendidikan gratis agar akses pendidikan tidak menjadi beban ekonomi bagi masyarakat.


Ketiga, BEM SI menuntut pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Menurut mahasiswa, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan dengan kepastian dan kesejahteraan tenaga pendidik.


Tuntutan keempat berkaitan dengan perguruan tinggi swasta (PTS). Mahasiswa meminta adanya jaminan keberlanjutan PTS dalam penerapan kebijakan pendidikan tinggi gratis. 


Warga Diminta Antisipasi Kemacetan


Dengan adanya aksi mahasiswa dan sejumlah kegiatan besar lain di Jakarta pada hari yang sama, masyarakat perlu mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas.


Kawasan sekitar Gedung DPR RI menjadi salah satu titik yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama ketika massa mulai berdatangan dan aksi memasuki waktu pelaksanaan.


Pengendara yang tidak berkepentingan menuju kawasan parlemen sebaiknya menghindari Jalan Gatot Subroto dan ruas jalan di sekitar Senayan. Jalur alternatif dapat dipilih sesuai arah perjalanan dan kondisi lalu lintas terkini.


Polisi juga mengingatkan bahwa rekayasa lalu lintas dapat diberlakukan secara situasional. Karena itu, pengendara disarankan memantau perkembangan lalu lintas sebelum dan selama perjalanan.


Aksi mahasiswa di DPR hari ini pada dasarnya merupakan penyampaian aspirasi terkait pendidikan. Namun, bagi pengguna jalan, keberadaan massa dalam jumlah besar tetap perlu diantisipasi agar perjalanan tidak terganggu oleh potensi kepadatan di sekitar lokasi demonstrasi.(Rhz2797)