Pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah menjadi momen penting yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan koordinasi yang baik. Karena itu, jemaah haji Indonesia diminta untuk selalu aktif berkomunikasi dengan petugas apabila mengalami hambatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa jemaah tidak perlu ragu menyampaikan kendala yang dihadapi, terutama saat proses wukuf di Arafah berlangsung. Menurutnya, petugas haji dan Tim Pengawas Haji DPR siap membantu mencari solusi di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Marwan saat melakukan pemantauan sekaligus melepas keberangkatan jemaah haji asal Sumatera Utara dari Sektor 6 Makkah menuju Arafah pada Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, komunikasi dengan ketua kloter maupun petugas haji menjadi langkah penting agar setiap persoalan dapat segera ditangani. Jika jemaah kesulitan bertemu ketua rombongan, mereka tetap diminta mencari jalur komunikasi melalui petugas lain yang tersedia.
Kehadiran Timwas Haji DPR di Arab Saudi sendiri bertujuan memastikan pelayanan terhadap jemaah berjalan optimal. Mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kelancaran pemberangkatan menuju Arafah menjadi fokus pemantauan agar ibadah berlangsung aman dan nyaman.
Dalam pemantauan tersebut, Marwan turut didampingi Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, serta Anggota Komisi VIII DPR RI, Husni. Mereka menyapa langsung jemaah dan memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.
Meski sempat ada beberapa bus kloter yang belum tiba tepat waktu, proses keberangkatan jemaah dari Sektor 6 Makkah tetap berjalan kondusif. Timwas Haji DPR berharap seluruh jemaah Indonesia, khususnya asal Sumatera Utara, dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Menutup kunjungannya, Marwan juga memanjatkan doa agar seluruh jemaah diberi kesehatan dan kemudahan selama beribadah hingga kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.(Rhz2797)
