Notification

×

Iklan

Iklan

Baru Lulus Kuliah Malah Bingung Karier? Psikolog Ungkap Alasan Banyak Anak Muda Telat Kenal Diri Sendiri

Juni 11, 2026 Last Updated 2026-06-11T11:11:18Z


Fenomena lulusan perguruan tinggi yang merasa salah jurusan atau tidak cocok dengan bidang pekerjaannya semakin sering ditemukan. Tidak sedikit anak muda yang baru menyadari minat, bakat, dan tujuan hidup mereka setelah hampir menyelesaikan kuliah, bahkan ketika sudah memasuki dunia kerja.


Kondisi ini kerap memunculkan kebingungan karier, rasa penyesalan, hingga keinginan untuk berpindah profesi. Namun, menurut psikolog, situasi tersebut tidak selalu berarti seseorang telah mengambil keputusan yang salah saat memilih jurusan kuliah.


Psikolog dari Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, menjelaskan bahwa banyak siswa menentukan jurusan kuliah sebelum benar-benar memahami diri mereka sendiri secara mendalam. Akibatnya, kesadaran mengenai minat dan tujuan hidup yang sebenarnya baru muncul setelah mereka menjalani proses perkuliahan atau memasuki dunia profesional.


Mengapa Kesadaran Itu Sering Datang Terlambat?


Menurut Danti, dalam psikologi karier terdapat kondisi yang dikenal sebagai delayed identity moratorium atau moratorium identitas tertunda. Situasi ini terjadi ketika seseorang belum memiliki pemahaman yang matang mengenai minat, nilai hidup, serta tujuan pribadinya saat harus menentukan pilihan pendidikan.


Ketika menjalani perkuliahan, mengikuti organisasi, magang, atau mulai bekerja, seseorang mulai mendapatkan pengalaman nyata yang membantu mereka mengenali karakter dan preferensi kariernya. Dari sinilah sering muncul kesadaran bahwa bidang yang dipelajari ternyata tidak sepenuhnya sejalan dengan passion atau tujuan hidup yang sebenarnya.


Pengalaman tersebut membuat banyak orang mulai mempertanyakan kembali pilihan yang pernah mereka ambil saat masih berada di bangku sekolah.


Kuliah dan Magang Jadi Ajang Mengenal Diri


Masa kuliah tidak hanya berfungsi sebagai proses belajar akademik, tetapi juga menjadi fase eksplorasi diri yang penting. Melalui tugas, proyek, kegiatan organisasi, hingga program magang, mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai dunia kerja yang berkaitan dengan jurusan mereka.


Tak jarang, pengalaman tersebut justru membuka wawasan baru dan menunjukkan bahwa pekerjaan impian mereka berada di bidang yang berbeda. Karena itu, keputusan bekerja di luar jurusan kuliah tidak selalu mencerminkan kegagalan dalam pendidikan.


Sebaliknya, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari proses pencarian identitas karier yang lebih sesuai dengan kemampuan, minat, dan nilai hidup seseorang.


Pengaruh Orang Tua dan Tren Karier Modern


Selain faktor kurangnya pemahaman diri, pemilihan jurusan juga sering dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Banyak siswa memilih program studi berdasarkan saran orang tua, tuntutan keluarga, atau karena profesi tertentu sedang populer di masyarakat.


Dalam psikologi perkembangan, kondisi ini dikenal sebagai identity foreclosure atau penyitaan identitas. Seseorang membuat keputusan penting mengenai masa depannya tanpa melalui proses eksplorasi yang cukup karena lebih mengikuti harapan pihak lain.


Di era digital, pengaruh media sosial juga semakin besar. Berbagai konten yang menampilkan profesi tertentu sebagai pekerjaan impian dapat memengaruhi cara pandang anak muda terhadap pilihan karier. Akibatnya, sebagian orang memilih jurusan atau pekerjaan karena tren, bukan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap diri mereka sendiri.


Career Pivot Semakin Lazim di Dunia Kerja


Danti menegaskan bahwa menyadari ketidaksesuaian antara jurusan dan minat bukanlah akhir dari segalanya. Saat ini, dunia kerja berkembang sangat cepat dan banyak keterampilan yang dapat diterapkan lintas bidang.


Karena itu, fenomena career pivot atau berpindah jalur karier menjadi semakin umum. Banyak profesional sukses yang akhirnya bekerja di bidang berbeda dari latar belakang pendidikan mereka.


Perubahan arah karier tersebut sering kali justru membantu seseorang menemukan pekerjaan yang lebih bermakna dan sesuai dengan nilai hidupnya.


Jurusan Kuliah Bukan Penentu Masa Depan


Perjalanan karier tidak selalu berjalan lurus sesuai jurusan yang dipilih saat kuliah. Bagi banyak orang, masa setelah lulus justru menjadi fase penting untuk mengenali potensi diri, mengevaluasi tujuan hidup, dan menentukan arah masa depan yang lebih tepat.


Kesadaran bahwa minat dan pekerjaan ideal tidak selalu sejalan dengan jurusan kuliah bukanlah kegagalan. Sebaliknya, hal itu dapat menjadi langkah awal untuk membangun karier yang lebih sesuai dengan identitas, passion, dan tujuan hidup jangka panjang.(Rhz2797)