Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai mencuri perhatian masyarakat. Selain menjadi alternatif lokasi olahraga dan rekreasi akhir pekan, kawasan ini juga dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ikon baru Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai salah satu keunggulan utama CFD Rasuna Said adalah kemudahan akses transportasi publik. Lokasi yang terhubung dengan berbagai moda transportasi membuat masyarakat dari luar Jakarta lebih mudah datang dan menikmati suasana akhir pekan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Akses Transportasi Jadi Nilai Plus
Menurut Pramono, kawasan Rasuna Said memiliki konektivitas yang sangat baik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan TransJakarta maupun LRT yang terhubung dengan sejumlah wilayah penyangga Jakarta, seperti Bekasi dan Cibubur.
Kemudahan akses tersebut diyakini akan mendorong semakin banyak warga dari luar ibu kota untuk berkunjung. Dengan pilihan transportasi yang beragam, kawasan ini berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat pada akhir pekan.
Berpotensi Jadi Landmark Baru Jakarta
Pramono yang mengaku memiliki kebiasaan berolahraga dan berjalan kaki di CFD sejak sebelum menjabat sebagai gubernur menilai kawasan Kuningan memiliki daya tarik tersendiri. Deretan gedung pencakar langit, ruang terbuka yang luas, serta suasana perkotaan modern menjadi kombinasi yang menarik bagi pengunjung.
Ia optimistis CFD Rasuna Said dapat berkembang menjadi landmark baru Jakarta yang melengkapi popularitas CFD Sudirman-Thamrin yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga setiap Minggu pagi.
Pemandangan kota yang modern dan akses yang mudah dinilai menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan daya tarik kawasan tersebut dalam jangka panjang.
Turis Asing Mulai Berdatangan
Menariknya, CFD tidak hanya diminati warga lokal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat mulai banyak wisatawan mancanegara yang menjadikan kegiatan car free day sebagai salah satu agenda saat berkunjung ke Jakarta.
Wisatawan dari beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand disebut mulai tertarik menikmati suasana CFD di ibu kota. Bahkan, beberapa turis asing terlihat hadir langsung di kawasan Rasuna Said saat pelaksanaan CFD.
Fenomena ini menunjukkan bahwa aktivitas car free day mulai berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata perkotaan yang unik di Jakarta.
Alternatif Selain Sudirman-Thamrin
Selama ini kawasan Sudirman-Thamrin menjadi pusat utama CFD dengan jumlah pengunjung yang sangat besar setiap pekan. Kepadatan tersebut membuat pemerintah terus mencari alternatif lokasi yang mampu menampung tingginya antusiasme masyarakat.
CFD Rasuna Said diharapkan dapat menjadi pilihan baru yang lebih nyaman bagi warga untuk berolahraga, bersantai, maupun berkumpul bersama keluarga dan komunitas.
Selain sebagai ruang publik, kawasan ini juga diharapkan menjadi tempat yang mempererat interaksi sosial dan silaturahmi antarwarga. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, CFD Rasuna Said berpotensi menjadi destinasi favorit baru bagi masyarakat Jakarta maupun wisatawan yang ingin merasakan suasana kota tanpa hiruk-pikuk kendaraan bermotor.(Rhz2797)
