Notification

×

Iklan

Iklan

Inggris Menggila di Piala Dunia 2026! 7 Rekor yang Tercipta Usai Bungkam Kroasia 4-2

Juni 18, 2026 Last Updated 2026-06-18T11:29:34Z


Timnas Inggris mengirim sinyal kuat sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada pertandingan pembuka fase grup, Kamis (18/6/2026).


Dua gol Harry Kane menjadi pembeda dalam laga tersebut. Sementara dua gol lainnya dicetak Jude Bellingham dan Marcus Rashford. Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi skuad asuhan Thomas Tuchel, tetapi juga melahirkan sejumlah rekor dan fakta menarik yang menghiasi pertandingan.


1. Inggris Kembali Menang 4-2 Setelah Enam Dekade


Skor 4-2 atas Kroasia menjadi kemenangan dengan hasil identik pertama yang diraih Inggris di ajang Piala Dunia sejak final tahun 1966 saat menundukkan Jerman Barat.


Artinya, publik Inggris harus menunggu sekitar 60 tahun untuk kembali melihat The Three Lions meraih kemenangan dengan skor yang sama di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.


2. Kutukan Melawan Tim Elite FIFA Akhirnya Terputus


Kroasia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu tim terbaik dunia dan berada di peringkat ke-11 FIFA.


Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Inggris untuk mengalahkan tim penghuni 15 besar ranking FIFA di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, Inggris gagal menang dalam sembilan pertandingan melawan tim elite dengan catatan dua kali imbang dan tujuh kekalahan sejak mengalahkan Argentina pada edisi 2002.


3. Jude Bellingham Makin Bersinar di Turnamen Besar


Jude Bellingham kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Gol yang dicetaknya ke gawang Kroasia menambah koleksi gol di turnamen besar bersama Timnas Inggris.


Dari total tujuh gol internasional yang telah ia cetak, empat di antaranya lahir di ajang bergengsi seperti Piala Dunia dan Piala Eropa. Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya kontribusi Bellingham saat tampil di pertandingan-pertandingan besar.


4. Ivan Perisic Samai Catatan Lionel Messi


Meski Kroasia harus mengakui keunggulan Inggris, Ivan Perisic tetap mencatat sejarah pribadi.


Assist yang diberikannya untuk gol Petar Musa membuat Perisic kini sukses mencatat assist dalam empat edisi Piala Dunia yang berbeda. Sejak pencatatan statistik resmi dimulai pada 1966, hanya Lionel Messi yang mampu membukukan pencapaian serupa.


5. Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker


Dua gol yang diborong Harry Kane membuat koleksi golnya di Piala Dunia kini mencapai 10 gol.


Jumlah tersebut menyamai rekor milik legenda Inggris, Gary Lineker, sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia. Kane pun berpeluang menjadi pemegang rekor tunggal apabila kembali mencetak gol pada pertandingan berikutnya.


6. Kane Tembus Keterlibatan 200 Gol


Ketajaman Harry Kane terus berlanjut sejak bergabung bersama Bayern Munchen.


Jika digabungkan bersama kontribusinya di level klub dan tim nasional, penyerang berusia 32 tahun itu kini telah terlibat dalam tepat 200 gol, terdiri dari 168 gol dan 32 assist hanya dalam 178 pertandingan. Statistik tersebut semakin mengukuhkan status Kane sebagai salah satu striker paling produktif di dunia.


7. Raja Penalti Baru di Piala Dunia


Gol pembuka Kane ke gawang Kroasia tercipta melalui eksekusi penalti yang sukses.


Itu menjadi gol penalti kelima Kane di ajang Piala Dunia (tidak termasuk adu penalti), jumlah terbanyak yang pernah dicatat seorang pemain sepanjang sejarah kompetisi. Selain itu, Kane juga menjadi pemain Inggris kedua setelah David Beckham yang berhasil mencetak gol pada tiga edisi Piala Dunia berbeda.


Modal Besar Inggris untuk Mengejar Gelar Juara


Kemenangan meyakinkan atas Kroasia menjadi awal yang sempurna bagi perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026. Performa tajam Harry Kane, kreativitas Jude Bellingham, serta kedalaman skuad yang dimiliki membuat The Three Lions semakin layak diperhitungkan sebagai salah satu favorit meraih trofi juara.


Apabila konsistensi permainan ini mampu dipertahankan hingga fase gugur, peluang Inggris untuk mengakhiri penantian panjang menjadi juara dunia kembali terbuka lebar.(Rhz2797)