Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Isu Prabowo Dapat Keuntungan dari Program MBG, BGN Akhirnya Angkat Bicara

Juni 14, 2026 Last Updated 2026-06-14T04:51:35Z


Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial yang menyebut Presiden Prabowo Subianto memperoleh keuntungan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lembaga tersebut menegaskan bahwa narasi yang ramai diperbincangkan publik itu tidak benar dan termasuk informasi yang menyesatkan.


Kepala BGN, Nanik S Deyang, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang tercantum dalam pesan berantai maupun unggahan yang beredar di berbagai platform digital. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut bukan berasal dari sumber resmi BGN.


Menurut Nanik, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menciptakan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Selain itu, narasi semacam itu dapat memicu polemik yang tidak perlu dan mengganggu fokus pelaksanaan program pemerintah yang sedang berjalan.


BGN Sebut Informasi Viral Tidak Berdasar


Dalam keterangannya, Nanik menjelaskan bahwa tidak jarang nama pejabat publik maupun lembaga pemerintah dicatut untuk membangun opini tertentu di ruang digital. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dalam menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.


Ia menilai maraknya disinformasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri di era digital saat ini. Oleh sebab itu, publik perlu memastikan kebenaran suatu informasi melalui sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.


BGN juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang belum jelas sumbernya dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk memicu keresahan dan memperkeruh suasana di masyarakat.


Masyarakat Diminta Cek Informasi dari Kanal Resmi


Untuk menghindari kesalahan informasi, BGN menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi. Kanal tersebut meliputi situs web resmi, siaran pers, serta akun media sosial yang telah terverifikasi.


Dengan demikian, informasi yang beredar di luar platform resmi tidak dapat dijadikan rujukan yang sah tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut.


Nanik mengajak masyarakat untuk membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan bebas dari hoaks.


Fokus Jalankan Program Makan Bergizi Gratis


Di tengah beredarnya berbagai informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, BGN menegaskan tetap fokus menjalankan tugas utama dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.


Melalui program tersebut, pemerintah berharap dapat membantu menciptakan generasi yang lebih sehat dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.


Ajak Publik Lebih Bijak Bermedia Sosial


BGN menutup klarifikasinya dengan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang mengandung unsur provokasi, manipulasi, maupun fitnah.


Menurut lembaga tersebut, budaya memeriksa fakta sebelum menyebarkan informasi merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas komunikasi publik dan mencegah penyebaran hoaks yang dapat merugikan banyak pihak.


Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diharapkan semakin kritis dalam memilah informasi agar tidak mudah terjebak pada narasi yang belum terbukti kebenarannya.(Rhz2797)