Dunia hiburan Indonesia kembali berduka. Komedian Temon, yang memiliki nama asli Simson Rarameha Ngadang, meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) dalam usia 59 tahun.
Kabar wafatnya Temon pertama kali beredar melalui pesan yang diterima sejumlah rekan media. Informasi tersebut menyebutkan bahwa komedian senior itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.42 WIB.
Asisten Temon, Febry, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan almarhum meninggal pada Minggu pagi dan saat itu jenazah masih berada di rumah sakit. Mengenai penyebab pasti meninggalnya Temon, pihak keluarga maupun orang terdekat masih menunggu informasi lebih lanjut.
Meski demikian, Febry mengungkapkan bahwa Temon diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi atau hipertensi. Selama ini, kondisi tersebut memang telah dialami oleh komedian yang dikenal lewat penampilannya bersama Abdel Achrian.
Mengenal Hipertensi yang Dialami Temon
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal secara terus-menerus. Menurut Kementerian Kesehatan RI, seseorang umumnya dikategorikan mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg atau lebih dalam pemeriksaan yang berulang.
Tekanan darah sendiri terdiri dari dua angka, yaitu tekanan sistolik yang menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, serta tekanan diastolik ketika jantung berada dalam kondisi istirahat di antara dua denyut.
Faktor Risiko Hipertensi
Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami hipertensi, di antaranya:
- Konsumsi garam berlebihan.
- Stres berkepanjangan.
- Kebiasaan merokok.
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
- Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
- Kurang aktivitas fisik.
- Gejala yang Perlu Diwaspadai
Hipertensi sering dijuluki sebagai silent killer karena banyak penderita tidak merasakan gejala apa pun. Namun, beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:
- Sakit kepala.
- Pusing.
- Penglihatan kabur.
- Sesak napas.
- Detak jantung tidak teratur.
Apabila tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga kerusakan pada organ mata.
Kepergian Temon meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Sosoknya dikenang sebagai komedian yang telah lama mewarnai industri hiburan Indonesia dengan gaya humor yang khas dan menghibur.(Rhz2797)
