Notification

×

Iklan

Iklan

MBG Kembali Bergulir, BGN Langsung Sidak Sekolah dan Dapur Gizi di Hari Pertama Masuk Sekolah

Juli 14, 2026 Last Updated 2026-07-14T05:03:47Z


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada para siswa mulai Senin (13/7/2026) setelah sempat dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DKI Jakarta.


Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan program sekaligus memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh makanan bergizi tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan.


Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Pembenahan Program


BGN menyebut masa jeda selama libur sekolah dimanfaatkan untuk melakukan berbagai perbaikan, mulai dari penguatan tata kelola hingga penyempurnaan sistem operasional distribusi makanan.


Dalam sidak kali ini, sejumlah pejabat lintas deputi turut turun langsung ke lapangan, termasuk Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Deputi Penyediaan dan Penyaluran, Deputi Pemantauan dan Pengawasan, serta Deputi Promosi dan Kerja Sama.


Keterlibatan berbagai unit tersebut bertujuan memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai prosedur dan kualitas layanan semakin meningkat.


Pastikan Makanan Bergizi Tiba Tepat Waktu


Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program MBG kembali berjalan optimal setelah masa penyesuaian selama libur sekolah.


Menurutnya, berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh peserta didik.


Selain memastikan ketepatan waktu distribusi, tim BGN juga memeriksa kesiapan dapur penyedia makanan serta mekanisme penyaluran di sekolah.


Puluhan Sekolah dan SPPG Jadi Sasaran Sidak


Inspeksi dilakukan di berbagai sekolah dan SPPG yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta.


Beberapa sekolah yang menjadi lokasi pemantauan antara lain TK Trisula Perwari, SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari 2, SMP Negeri 88 Jakarta, SD Lubang Buaya, SMP Negeri 227 Jakarta, serta sejumlah sekolah dasar dan menengah lainnya.


Sementara itu, kunjungan ke SPPG dilakukan di beberapa titik seperti Gambir, Kemayoran, Kembangan, Palmerah, Cipayung, Pejaten Barat, Sunter Jaya, Kayu Putih hingga Bukit Duri.


Hasil Sidak Jadi Bahan Evaluasi


Selain mengecek distribusi makanan, BGN juga menyerap berbagai masukan dari pengelola SPPG, pihak sekolah, serta petugas di lapangan.


Evaluasi tersebut mencakup aspek operasional, ketepatan waktu pengiriman, koordinasi antarlembaga, hingga kualitas pelayanan yang diterima siswa.


Seluruh hasil pemantauan akan dijadikan dasar untuk melakukan penyempurnaan pelaksanaan Program MBG secara berkelanjutan.


Komitmen Jaga Kualitas dan Keamanan Pangan


BGN menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola menjadi prioritas utama agar setiap makanan yang diterima siswa memenuhi standar keamanan pangan, kandungan gizi, dan kualitas kesehatan.


Melalui pengawasan yang lebih ketat serta evaluasi rutin, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin efektif, tertib, dan memberikan manfaat optimal bagi jutaan pelajar di berbagai daerah Indonesia.(Rhz2797)