Notification

×

Iklan

Iklan

Polri Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Target 1.500 SPPG Siap Layani Jutaan Penerima

Juli 01, 2026 Last Updated 2026-07-01T06:26:45Z


Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungannya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Hingga akhir Juni 2026, ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi untuk melayani jutaan masyarakat di berbagai daerah.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG sepanjang tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).


Menurut Kapolri, hingga Juni 2026 telah tersedia 1.415 unit SPPG, terdiri atas 828 unit yang telah beroperasi, 227 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 360 unit masih dalam proses pembangunan.


Layani Hingga 3,5 Juta Penerima Manfaat


Polri memperkirakan seluruh SPPG yang telah dibangun nantinya mampu melayani sekitar 3,5 juta penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.


Dari jumlah tersebut, 33 SPPG dibangun di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) guna memastikan pemerataan akses layanan gizi bagi masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.


Selain meningkatkan layanan gizi, keberadaan SPPG juga memberikan dampak ekonomi dengan menyerap sekitar 70.700 tenaga kerja di berbagai daerah.


Standar Keamanan Pangan Terus Ditingkatkan


Kapolri menjelaskan bahwa SPPG yang dikelola Polri telah memenuhi berbagai standar keamanan dan kelayakan pangan. Hingga kini, ratusan sertifikat telah diperoleh, mulai dari Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, hingga sertifikat uji kualitas air.


Selain itu, sebanyak 305 chef telah mendapatkan pelatihan khusus untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi dan keamanan.


Polri juga menyusun buku menu bertajuk "Rasa Bhayangkara Nusantara" yang memuat 80 variasi menu bergizi sebagai pedoman penyajian makanan agar lebih beragam dan sesuai kebutuhan nutrisi penerima manfaat.


Didukung Fasilitas Modern


Untuk menjaga kualitas makanan, setiap SPPG dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti tandon air berbahan stainless, sistem penyaringan air, reverse osmosis, pemanas air, instalasi pengolahan limbah, peralatan pengukus makanan, rak steril berbasis sinar UV, hingga alat uji keamanan pangan.


Menurut Kapolri, penerapan standar tersebut membuat operasional SPPG Polri hingga saat ini berhasil mempertahankan zero accident atau tanpa insiden yang mengganggu keamanan pangan.


Libatkan Ribuan UMKM dan Pelaku Usaha Lokal


Tak hanya fokus pada pelayanan gizi, Polri juga membangun sistem rantai pasok pangan secara mandiri. Berbagai fasilitas seperti greenhouse, kolam ikan bioflok, peternakan sapi, kambing, ayam, hingga gudang penyimpanan bahan pangan terus dikembangkan.


Melalui ekosistem tersebut, Polri melibatkan sekitar 12.420 pelaku UMKM, termasuk petani, peternak, nelayan, dan koperasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis.(Rhz2797)