Notification

×

Iklan

Iklan

Terungkap! Polisi Rekonstruksi 6 Lokasi Kasus Dugaan Penyekapan YTR oleh Taufik Hidayat

Juli 02, 2026 Last Updated 2026-07-02T04:16:19Z

 Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan dengan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap korban berinisial YTR (29), Kamis (3/7).


Rekonstruksi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk menyusun kembali rangkaian peristiwa yang diduga terjadi. Polisi berharap seluruh adegan yang diperagakan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kronologi kasus sekaligus memperkuat alat bukti yang telah dikumpulkan.


Direktur PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi, mengatakan rekonstruksi bertujuan mencocokkan keterangan para pihak dengan fakta-fakta yang telah diperoleh penyidik selama proses penyelidikan.


"Rekonstruksi ini dilakukan untuk menyesuaikan dan membuktikan bagaimana peristiwa yang sebenarnya terjadi sehingga rangkaian kejadian dapat terlihat secara utuh," ujar Rumi kepada wartawan.


Menurutnya, rekonstruksi tidak dilaksanakan di lokasi kejadian karena mempertimbangkan faktor keamanan. Selain melibatkan beberapa tempat berbeda, sebagian lokasi juga merupakan rumah kos yang masih dihuni sehingga perlu menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.


"Ada beberapa tempat kejadian perkara (TKP). Jika hanya satu lokasi mungkin bisa dilakukan di sana, tetapi karena jumlahnya lebih dari satu, kami memilih melaksanakannya di Polda Jabar dengan mempertimbangkan aspek keamanan," jelasnya.


Rumi mengungkapkan, sedikitnya terdapat enam lokasi yang menjadi bagian dari rekonstruksi kasus tersebut. Seluruh adegan akan diperagakan berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik terhadap tersangka maupun saksi.


Rekonstruksi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan digelar secara tertutup. Hingga menjelang pelaksanaan, tersangka Taufik Hidayat telah tiba di Gedung Direktorat PPA dan PPO Polda Jabar dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye serta peci hitam.


Saat dimintai keterangan oleh awak media, Taufik tidak memberikan banyak komentar. Ia hanya menyampaikan kondisi dirinya dalam keadaan baik dan mengaku siap mengikuti seluruh rangkaian rekonstruksi.


"Alhamdulillah baik. Insyaallah siap," ucapnya singkat.


Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan ini masih terus didalami oleh penyidik Polda Jawa Barat. Hasil rekonstruksi diharapkan dapat memperjelas kronologi kejadian sekaligus menjadi bagian penting dalam melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan.(Rhz2797)