Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Buka-bukaan Soal “Nilai Rapor” Pejabat: Angka 98 untuk Presiden, Ini Alasannya

Agustus 09, 2026 Last Updated 2026-08-09T14:32:20Z


Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan pernyataan menarik saat menghadiri peluncuran buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).


Dalam acara tersebut, Prabowo menggunakan istilah nilai rapor untuk menggambarkan penilaiannya terhadap kinerja para pejabat negara. Ia bahkan menyebut angka 100 sebagai nilai sempurna yang hanya pantas dimiliki oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika memberikan penilaian terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.


Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Bahlil


Prabowo mengaku terus memantau kinerja Bahlil selama menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM. Menurutnya, Bahlil sejauh ini layak mendapatkan rapor dengan kategori memuaskan.


Prabowo juga berpesan agar Bahlil terus melanjutkan pengabdiannya dan mengambil pelajaran dari pengalaman yang telah dilalui selama menjalankan tugas pemerintahan.


"Saya terus menilai pekerjaan beliau dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," kata Prabowo dalam acara tersebut.


Menurut Prabowo, dirinya dikenal cukup sulit memberikan nilai tinggi kepada seseorang. Ia mengatakan nilai 91 atau 92 saja sudah tergolong sangat baik menurut standar penilaiannya.


Nilai 100 Disebut Milik Tuhan


Dalam suasana yang diwarnai tawa peserta, Prabowo kemudian menjelaskan secara berseloroh mengenai pembagian angka dalam “rapor” versinya.


Ia menyebut angka 100 sebagai nilai sempurna yang menjadi milik Yang Maha Kuasa. Sementara itu, angka-angka berikutnya secara bercanda ia kaitkan dengan lembaga-lembaga negara.


Prabowo kemudian mengoreksi ucapannya sendiri sembari mengingatkan bahwa pembagian tersebut jangan sampai dipahami sebagai ketentuan konstitusional.


Dalam penyampaiannya, Prabowo menempatkan angka 99 untuk MPR RI, 98 untuk Presiden RI, dan 97 untuk DPR RI. Sementara DPD RI disebut mendapatkan angka 96.


Adapun para ketua umum partai politik ditempatkan pada angka 95 dalam analogi yang disampaikan Prabowo.


Nilai 91-92 Sudah Tergolong Tinggi


Dengan analogi tersebut, Prabowo mengatakan seseorang yang mendapatkan nilai 91 atau 92 sebenarnya sudah memperoleh penilaian tinggi.


Untuk para menteri, Prabowo menyebut nilai 88 atau 89 sudah dapat dikategorikan sebagai hasil yang memuaskan. Namun, ia menegaskan bahwa perjalanan pemerintahan masih panjang sehingga masih terdapat kesempatan untuk meningkatkan kinerja.


Prabowo menggambarkan kondisi tersebut seperti proses evaluasi di tengah masa pendidikan atau mid-semester. Artinya, masih tersedia waktu bagi para pejabat untuk memperbaiki berbagai hal yang dinilai masih perlu ditingkatkan.


"Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki, untuk yang lain-lain masih ada waktu memperbaiki nilai," ujar Prabowo.


Prabowo Optimistis dengan Kinerja Pemerintah


Di tengah evaluasi terhadap kinerja jajaran pemerintah, Prabowo tetap menyampaikan optimismenya terhadap berbagai program yang telah dijalankan pemerintah.


Ia mengaku bangga melihat sejumlah capaian nyata yang telah dihasilkan selama pemerintahannya berjalan.


"Tapi on the whole kita optimis, kita optimis, saya merasa bangga atas prestasi riil," kata Prabowo.


Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kinerja di berbagai sektor.


Bagi para menteri dan pejabat pemerintahan, penilaian yang diberikan Prabowo juga menjadi pengingat bahwa kinerja masih akan terus dipantau selama menjalankan amanah pemerintahan.(Rhz2797)