Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolri Sambangi Jaksa Agung, Pesan Tegas soal Hubungan Polri-Kejagung Jadi Sorotan

Juli 14, 2026 Last Updated 2026-07-14T03:42:32Z


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Agung dan bertemu langsung dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi perhatian publik karena kedua pimpinan lembaga penegak hukum itu secara terbuka menegaskan bahwa hubungan Polri dan Kejaksaan tetap harmonis serta semakin diperkuat.


Kunjungan tersebut dilakukan setelah Kapolri lebih dahulu bersilaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI. Rombongan Kapolri tiba di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.17 WIB dan disambut langsung oleh Jaksa Agung bersama jajaran pejabat tinggi Adhyaksa.


Pertemuan berlangsung hangat dan dilanjutkan dengan konferensi pers bersama yang menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat sistem penegakan hukum nasional.


Jaksa Agung Sebut Kapolri sebagai Sahabat


Dalam keterangannya, ST Burhanuddin menyambut baik kedatangan Kapolri beserta rombongan. Ia bahkan menyebut Jenderal Listyo Sigit sebagai sahabat yang telah lama dikenalnya.


Menurut Burhanuddin, silaturahmi antara Kejaksaan dan Polri bukanlah agenda baru, melainkan tradisi yang selama ini rutin dilakukan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi antarlembaga.


Ia juga menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut dipicu oleh persoalan tertentu. Burhanuddin menegaskan hubungan kedua institusi selama ini berjalan baik dan tidak pernah diwarnai persaingan.


"Silaturahmi ini merupakan hal yang biasa kami lakukan. Tujuannya adalah memperkuat kerja sama dan terus memperbaiki koordinasi ke depan," ujarnya.


Kapolri Tegaskan Tidak Ada Masalah antara Polri dan Kejaksaan


Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa hormat kepada Jaksa Agung yang ia sebut sebagai sosok senior sekaligus "kakak asuh".


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa hubungan Polri dan Kejaksaan tetap solid. Ia memastikan tidak ada persoalan yang mengganggu sinergi kedua lembaga.


Menurut Sigit, Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system) sehingga koordinasi yang erat menjadi kebutuhan mutlak.


"Kami sepakat bahwa tidak ada masalah antara dua institusi ini. Justru sinergi akan terus diperkuat demi pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat," tegasnya.


Fokus Perkuat Sinergi dan Sosialisasi KUHAP Baru


Selain membahas penguatan koordinasi, pertemuan tersebut juga menyoroti implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Kapolri menjelaskan bahwa Polri dan Kejaksaan akan terus melakukan sosialisasi bersama agar penerapan aturan baru dapat berjalan efektif di seluruh Indonesia.

Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian hukum sekaligus menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.


Program Pendidikan Bersama Penyidik dan Jaksa


Salah satu rencana yang dibahas dalam pertemuan adalah penyelenggaraan program pendidikan bersama antara penyidik Polri dan jaksa.


Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kedua institusi terhadap proses penanganan perkara sejak tahap penyelidikan, penyidikan hingga penuntutan.


Dengan koordinasi yang semakin baik, proses penegakan hukum dinilai akan berjalan lebih efektif, profesional, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.


Kawal Program Pemerintah Secara Bersama


Kapolri juga menegaskan bahwa Polri dan Kejaksaan memiliki tanggung jawab bersama dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah.


Menurutnya, soliditas aparat penegak hukum sangat diperlukan agar program pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.


Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin tidak hanya berlangsung di tingkat pusat, tetapi juga diterapkan hingga seluruh daerah melalui koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan setempat.


Sinergi Jadi Kunci Penegakan Hukum


Jaksa Agung ST Burhanuddin menambahkan bahwa kerja sama antara penyidik kepolisian dan jaksa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses penegakan hukum.


Ia menjelaskan, kualitas penyelidikan dan penyidikan akan sangat menentukan keberhasilan penuntutan di pengadilan, sehingga sinergi kedua institusi menjadi sebuah keharusan.


Dengan komitmen yang kembali ditegaskan dalam pertemuan tersebut, Polri dan Kejaksaan berharap kolaborasi yang semakin erat dapat memperkuat sistem peradilan pidana Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.(Rhz2797)