Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Ungkap Kekayaan Indonesia Banyak Dibawa ke Luar Negeri, Pengakuannya Jadi Sorotan

Juli 12, 2026 Last Updated 2026-07-12T12:31:11Z


Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap melimpahnya kekayaan alam Indonesia yang dinilai selama ini banyak dimanfaatkan dan dibawa ke luar negeri. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026).


Dalam pidatonya, Prabowo mengaku semakin memahami besarnya potensi yang dimiliki Indonesia sejak menjabat sebagai kepala negara. Namun di balik rasa bangga tersebut, ia juga merasakan kesedihan karena kekayaan nasional dinilai belum sepenuhnya dinikmati oleh rakyat Indonesia.


"Saya sadar betapa kayanya bangsa Indonesia, tetapi saya juga sedih. Saya merasa dihantam di ulu hati melihat betapa besar kekayaan Indonesia dicuri dan dibawa ke luar negeri," ujar Prabowo.


Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras dalam menjaga kekayaan nasional serta memastikan hasilnya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Prabowo menegaskan bahwa memimpin negara sebesar Indonesia membutuhkan visi dan langkah yang besar. Ia menilai tantangan yang dihadapi bangsa tidak bisa diselesaikan dengan kebijakan yang bersifat jangka pendek atau sekadar solusi kecil.


"Indonesia adalah negara besar. Karena itu kita harus memiliki gagasan besar untuk menghadapi berbagai tantangan yang juga besar," katanya.


Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebut banyak negara menaruh perhatian bahkan rasa iri terhadap potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia. Ia menggambarkan karakter masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang ramah dan terbuka terhadap siapa pun yang datang.


Dengan gaya bertutur yang penuh analogi, Prabowo mengatakan masyarakat Indonesia selalu berusaha memuliakan tamu, bahkan rela berkorban agar tamu merasa dihormati. Namun, menurutnya, sikap baik tersebut terkadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.


Ia mengibaratkan ada "tamu" yang awalnya datang dengan tujuan berdagang, tetapi pada akhirnya justru mengambil keuntungan yang berlebihan dari kekayaan Indonesia.


Prabowo menegaskan, pemerintahannya berkomitmen menjaga kepentingan nasional serta mengelola sumber daya alam secara lebih optimal demi meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.


Ia juga memastikan seluruh jajaran kabinet akan terus bekerja keras untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional agar kekayaan Indonesia dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri.


Menurut Prabowo, perlindungan terhadap aset dan sumber daya nasional menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang.(Rhz2797)